TINJAUAN PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS SIPATANA
Abstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi pelayanan kesehatan, termasuk penerapan Rekam Medis Elektronik (RME). Penelitian ini bertujuan untuk meninjau penyelenggaraan RME di Puskesmas Sipatana serta menganalisis manfaat, kendala, dan kesiapan fasilitas dalam mendukung implementasinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lima informan yang terdiri dari kepala puskesmas, penanggung jawab rekam medis, admin/IT, serta petugas pendaftaran. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME di Puskesmas Sipatana sejak April 2023 memberikan dampak positif terhadap efisiensi pelayanan, kemudahan akses data pasien, serta pengurangan penggunaan dokumen fisik. Petugas merasa terbantu karena pelayanan lebih cepat dan akurat dibanding sistem manual. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan perangkat resmi, ketergantungan pada perangkat pribadi, serta kestabilan jaringan internet yang belum optimal. Dari sisi keamanan, sistem telah dilengkapi dengan pembatasan akses melalui login khusus, sehingga kerahasiaan data pasien relatif terjamin. Kesimpulannya implementasi RME di Puskesmas Sipatana dinilai telah berjalan baik meskipun masih menghadapi hambatan teknis dan keterbatasan sarana. Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, penyediaan infrastruktur yang memadai, serta penguatan sistem keamanan menjadi faktor kunci untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan RME di masa depan.
References
[2] Izza AA, Lailiyah S. Kajian literatur: Gambaran implementasi rekam medis elektronik di rumah sakit Indonesia berdasarkan Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Media Gizi Kesmas. 2024;13(1):549–562. doi:10.20473/mgk.v13i1.2024.549-562.
[3] Pratama AAF, Putri LLA, Anita, Rahmasari H, Sisko M. Gambaran penggunaan aplikasi rekam medis elektronik pasien di salah satu puskesmas Kota Batam. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. 2024;3:3774. doi:10.59141/comserva.v3i09.1171.
[4] Wahyudi A, Wahab S. Pengaruh penggunaan rekam medis elektronik terhadap kepuasan petugas rekam medis di RS X. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2024;8(2):2894. doi:10.31004/prepotif.v8i2.29118.
[5] Laila MIK, Pribadi MSW, Ariyanto OS, et al. Faktor penghambat pelaksanaan rekam medis elektronik di rumah sakit: Narrative review. Informasi Kesehatan. 2024;12(1):65–71. doi:10.33560/jmiki.v12i1.645.
[6] Kharko A, Hägglund M, Angelova D, Duncan TS, Hagström J, Hansford K, et al. Prevalence and types of errors in the electronic health record: Protocol for a mixed systematic review. Journal of Humanities and Social Sciences Innovation. 2023;3(3):2. doi:10.1136/bmjopen-2024-098241.
[7] Soraya N, Mawan MSA. Evaluasi keamanan dan privasi sistem rekam medis elektronik. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. 2025;6(1):10–12.
[8] Purnomo DH, Nurlindawati, Purwanti S. Literatur review: Kesiapan penyelenggaraan rekam medis elektronik di puskesmas. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2023;4(3):2440. doi:10.31004/jkt.v4i3.16850.
[9] Lakhmudien L, Indradi R, Nugraha E, Setiyono IA. Pemahaman perekam medis terhadap penerapan rekam medis elektronik berbasis Permenkes Nomor 24 Tahun 2022. Jurnal Cakrawala Ilmiah. 2023;2(9):3602– 3603. doi:10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i9.5803.
[10] Siswati S, Ernawati T, Khairunnisa M. Analisis tantangan kesiapan implementasi rekam medis elektronik di puskesmas Kota Padang. Jurnal Kesehatan Vokasional. 2024;9(1):2. doi:10.22146/jkesvo.92719.
[11] Data primer penelitian. Profil Puskesmas Sipatana. 2023.
[12] Rusdiana A, Yogaswara D, Annashr NN. Analisis implementasi rekam medis elektronik berdasarkan faktor HOT-FIT di Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya tahun 2023. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia. 2024;20(2):109. doi:10.37058/jkki.v20i2.12672.
[13] Lutfiana A, Lestari IS, Annisa K, Sarah S, Puspita R, Rasyid Y. Strategi pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Cilandak dalam meningkatkan akreditasi ke tingkat paripurna. Jurnal Administrasi Publik. 2023;1(1):2–3. doi:10.24853/penta.1.1.1-14.
[14] Mikraj AL, Fauzi MR. Tantangan dan solusi administrasi kesehatan di era digital: Tinjauan literature review atas implementasi teknologi. Al Mikraj. 2024;5(1):1093–1103. doi:10.37680/almikraj.v5i01.6219.
[15] Putri ARH, Hutagalung PAR, Parapat RS, Rahmanda L, Andila FH, Purba SH. Peran teknologi digital dalam mendorong akses kesehatan yang merata pada masyarakat. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2024;5(4):13810. doi:10.31004/jkt.v5i4.37796.
Copyright (c) 2026 Dityawati Polamolo, Riska Ahmad, Rismunandar Katili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






