IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DALAM PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TOTO KABILA GORONTALO

  • Nurlaila Ula Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Stikes Bakti Nusantara Gorontalo
  • Merlin Abd Rahman Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Stikes Bakti Nusantara Gorontalo
  • Moh Ichsan Arifin Antu Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Stikes Bakti Nusantara Gorontalo
Keywords: Keamanan Informasi, Perlindungan Data Pribadi, Rekam Medis Elektronik, Standar Prosedur Operasional (SPO)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di bidang kesehatan mendorong fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk rumah sakit, untuk bertransformasi dari sistem pencatatan manual ke sistem digital melalui implementasi rekam medis elektronik (RME). Namun, digitalisasi ini menghadirkan tantangan baru terkait perlindungan data pribadi pasien, terutama jika tidak diiringi dengan sistem keamanan informasi dan regulasi internal yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana implementasi RME di RSUD Toto Kabila mampu mendukung perlindungan data pribadi pasien, dengan fokus pada keberadaan dan penerapan Standar Prosedur Operasional (SPO), teknis penyelenggaraan sistem RME, serta upaya pengamanan informasi pasien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumen. Subjek penelitian berjumlah lima orang yang terdiri dari kepala sub bagian rekam medis, petugas teknis SIMRS, serta tim IT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen SPO terkait perlindungan data masih dalam tahap finalisasi, namun sebagian prosedur telah dijalankan secara informal. Sistem RME telah dilengkapi dengan pembatasan akses berdasarkan peran pengguna, pencatatan aktivitas (audit trail), dan prosedur perubahan data yang ketat. Meski demikian, masih ditemukan kelemahan dalam edukasi staf terhadap pentingnya prinsip privasi dan rotasi kata sandi yang tidak konsisten. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi RME di RSUD Toto Kabila telah berjalan, namun masih memerlukan penguatan regulasi internal, peningkatan pelatihan, dan pengawasan berkala untuk menjamin keamanan data pasien. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi rumah sakit lain dalam mengembangkan sistem RME yang aman, serta mendorong kebijakan berbasis bukti dalam pengelolaan data kesehatan digital.

References

[1] Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.
[2] Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
[3] Presiden RI. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Jakarta: Sekretariat Negara; 2023.
[4] Putri YW, Saragih TR, Purba SH. Implementasi dan dampak penggunaan sistem rekam medis elektronik (RME) pada pelayanan kesehatan. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2024;3(4):255–64.
[5] Puspitaning Ati NLA. Digital transformation: challenges and implementation electronic medical record system in Indonesia. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2024;11(1):1–11.
[6] Ardianto ET, Nurjanah L. Analisis aspek keamanan data pasien dalam implementasi rekam medis elektronik di Rumah Sakit X. Jurnal Rekam Medik dan Manajemen Informasi Kesehatan. 2024;3(2):18–30.
[7] Rimbun LR, Marisi ELD, Hidayati T. Tantangan keamanan data dalam telemedicine implikasi terhadap privasi pasien dan kepercayaan dalam layanan kesehatan digital: systematic review. MAHESA: Malahayati Health Student Journal. 2024;4(10):4398–415.
[8] Daeng Y, Linra N, Darham A, Handrianto D, Sianturi RR, Martin D, et al. Perlindungan data pribadi dalam era digital: tinjauan terhadap kerangka. Journal of Social Science Research. 2023;3:2898–905.
[9] Surya NT, Siti A, Rahmah N, Putri A, Gita A, Nurul S. Sosialisasi penerapan rekam medis elektronik di Puskesmas Gondangrejo. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2025;4(3):608–15.
[10] Khalifatulloh BDD, Aini NDN. Pemberdayaan petugas rekam medis terkait penyusunan standar operasional prosedur (SPO) penyimpanan rekam medis komputerisasi di Klinik Jaya Kusuma Husada Kepanjen. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer. 2025;2(2):75–81.
[11] Creswell JW. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 3rd ed. California: SAGE Publications; 2013.
[12] Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.
[13] Moleong LJ. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya; 2017.
[14] Miles MB, Huberman AM, Saldaña J. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd ed. California: SAGE Publications; 2014.
[15] Guba EG, Lincoln YS. Competing paradigms in qualitative research. In: Denzin NK, Lincoln YS, editors. Handbook of Qualitative Research. California: SAGE Publications; 1994. p. 105–17.
Published
2026-09-24
Section
Articles